Senin, 25 Oktober 2010

Nasib Para Bangsa Sayur

Tumbuhan-tumbuhan terutama sayur-sayuran, merasa tidak bisa lagi memberikan dampak yang positif bagi manusia yang mengkonsumsinya. Penggunaan bahan kimia untuk menciptakan bibit unggul dan bebas dari hama membuat para petani tidak ragu-ragu lagi menggunakan bahan kimia yang berbahaya dalam jumlah yang banyak, bahkan berlebihan. Memang dampak negatifnya tidak langsung terlihat dalam jangka waktu yang singkat, namun tubuh kita bisa rusak jika terus menerus mengkonsumsi bahan kimia yang mengendap di dalam tubuh.


Reporter kami mewawancarai sekumpulan tumbuhan di daerah X-mantan, dimana di daerah tersebut kita tahu disana merupakan pulau yang memiliki banyak sekali sekte hijau yang alami. Awalnya tumbuhan tidak mau berbicara. Namun berkat kelihaian reporter kami dalam merayu suatu individu, ia berhasil membuat tumbuhan mau berbicara. "Terima kasih atas waktunya anda semua telah mau saya wawacarai. Langsung saja ke topik utama, bagaimana pendapat anda tentang bahan-bahan kimiawi yang disemprotkan langsung kepada tumbuh-tumbuhan agar tumbuhan seperti anda bisa bertumbuh dengan maksimal? Apa tanggapan anda?", tanya reporter kami.



"Jelas saja kami pun merasa risih akibat pemakaian obat tersebut, kami tidak sakit, tapi dikasih obat! Kami masih ingin mengalami masa kecil kami, tapi kami dipaksa tumbuh menjadi dewasa, agar siap panen! Obatnya juga bau lagi! Saya gak tahan deh setiap kali ada petani yang nyemprotin pestisida ke saya dan kawan-kawan saya. ", jelas tumbuhan itu dengan semangat. "Kami ingin membalas dendam kepada petani-petani gak tau diri itu! Akan saya cubit-cubit dia! Saya tusuk-tusuk dia dengan tudung akar saya! biar tau rasa!!!", tumbuhan itu mulai merasa emosi.




Ternyata tumbuhan itu berevolusi agar dapat membalaskan dendam nya. Tumbuhan yang kami wawancarai mengatakan beberapa rekan mereka sudah mulai menganggap manusia tidak memiliki rasa terima kasih.

Mereka sangat membenci para petani yang hanya berlaku egois untuk mendapat keuntungan besar tanpa memperhatikan kelangsungan hidup dan kesehatan tanaman itu sendiri.

Setelah berhasil kami wawancarai, tanaman tersebut mengatakan, untuk menghimbau para petani agar mengurangi penggunaan bahan kimia secara berlebihan. Karena selain dapat merusak diri mereka, bahan tersebut dapat merusak tanah sebagai tempat tinggal tanaman baru yang akan lahir.

-JFL-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar